Tino Sidin di Google Doodle

JAKARTA – Perayaan hari guru yang jatuh pada 25 November ini, Google merayakannya dengan memasang karikatur Pak Tino Sidin. Pria yang memiliki ciri khas menggunakan topi pet ini, kerap muncul di layar televisi untuk mengajarkan anak-anak menggambar.

Bukan tanpa alasan Google memajang karikatur Pak Tino Sidin. Dalam keterangannya, pria kelahiran Tebingtinggi, Sumatra Utara, 25 November 1925 itu dinilai memberikan inspirasi kepada anak-anak di Indonesia.

“Dia menginspirasi para siswa untuk tidak takut membuat kesalahan, dan dia mengangkat semangat anak-anak yang menonton. Pak Tino menunjukkan dukungan dengan mengatakan ‘Ya Bagus’ pada karya seni yang anak-anak kirimkan,” tulis Google dalam keterangannya.

Tidak hanya itu, Pak Tino Sidin pun dianggap memperkenalkan kesenangan dan kegembiraan dalam menggambar kepada anak-anak.”Seperti banyak guru yang dirayakan hari jadinya di seluruh negeri saat ini, Sidin mengasuh siswanya melalui dorongan positif,” papar Google.

“Selamat Ulang Tahun untuk seorang pendidik yang telah membantu mencetuskan kreativitas dan mencetak masa depan yang lebih cerah bagi generasi anak Indonesia, dan terima kasih kepada semua guru yang tanpa lelah membina generasi penerus!” tutup Google.

Pak Tino Sidin meninggal dunia pada 29 Desember 1995 di usianya ke-70 tahun. Untuk mengenangnya, sebuah museum didirikan di bekas kediamannya di Yogyakarta pada 2017.

By redaksi