Jakarta, Asher.id  – Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil membuat alat deteksi virus corona (Covid-19) dan telah direkomendasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi mendapat izin edar.

“Izin edar sudah ya,” kata Direktur Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam rilisnya, Sabtu (26/12/20).

Alat tersebut akan mengidentifikasi Volatile Organic Compound (VOC). VOC yang terbentuk lantaran adanya infeksi Covid-19 yang keluar bersama napas.

Kuwat menjelaskan, GeNose diciptakan oleh para ahli di UGM. Keunggulannya selain mudah digunakan, juga sangat ekonomis karena akan dipatok kisaran Rp 15-25 ribu untuk sekali periksa.

By redaksi