Jakarta, Asher.id – Relawan Covid-19 yang juga seorang influencer, dr Tirta Mandira Hudhi menilai negara yang diwakili BNPB dan Pemda DKI Jakarta dalam hal ini tidak tegas melarang ormas mengadakan acara penuh kerumunan sehingga melanggar protokol kesehatan.

Hal ini dibuktikan dengan adanya acara Maulid Nabi dan Nikahan putri Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab (HRS) yang menyedot massa puluhan ribu.

“Saya gak ada masalah dengan Pak Habib ya, tapi kita harus tegas, saya juga muslim, disini tantangannya bukan pada pak Habibnya, karena Pak Habib sebagai warga negara biasa mengajukan izin,”ujar Tirta dalam wawancara dengan salah satu televisi swasta pada, Senin (16/11/2020).

“Masalahnya itu di Pemda DKI, Satgas Covid dan Satgas Nasional, Saya kecewa aja, kecewa parah, karena teman saya yang di PB IDI juga diam,”akunya

“Yaudah kalau emang semua diam, karena mereka takut digeruduk atau takut massa, yaudah , kalau gini kan standar ganda, pernyataan Satgas Covid takut sama Ormas, yowis yaudah gitu aja lah”imbuhnya secara blak-blakan.

By redaksi